Perkembangan Motif Batik Nusantara dari Zaman ke Zaman

Busanamuslimodis.com – Motif batik nusantara terdiri atas berbagai macam bentuk dan corak. Tapi secara garis besar motif tersebut bisa dibagi dalam 5 golongan. Masing-masing yaitu batik keraton, batik petani, batik saudagaran, batik Belanda dan batik Jawa Hokokai. Pembagian ini didasarkan atas masa perkembangan dan era pembuatannya.

Motif batik nusantara bisa pula dibagi sesuai dengan proses pembuatannya, darimana motif batik tersebut berasal dan sebagainya. Tetapi pada kesempatan ini kita akan membahas motif batik menurut era kapan batik tersebut berkembang. Karena setiap masa memiliki corak serta ciri yang tidak sama dan berbeda.


Perkembangan Motif Batik Nusantara dari Zaman ke Zaman

Perkembangan Motif Batik Nusantara

Perkembangan Motif Batik Nusantara

Batik bisa diartikan sebagai teknik mewarnai kain dengan lilin atau malam, agar warna-warna yang digunakan tidak tercampur dengan warna lainnya serta dapat disesuaikan dengan motif yang dibuat. Selain itu baik juga dapat dimaknai sebagai busana atau kain yang dibuat dengan teknik khusus dan memiliki motif atau desain yang khusus pula. Di era modern ini, motif batik pekalongan mungkin yang paling terkenal, namun jauh sebelum itu ada perkembangan motif batik yang menarik untuk disimak.

Aneka Motif Batik Indonesia

Aneka Motif Batik Indonesia

Motif Batik Keraton

Motif batik keraton merupakan awal dari pemunculan motif batik nusantara yang sampai sekarang terus mengalami perkembangan. Sebagian besar coraknya mempunyai nilai filosofi dan ajaran tentang kehidupan. Motif tersebut dibuat sendiri oleh para putri kerajaan dan ahli perbatikan istana. Pada jaman dulu motif ini tidak boleh dipakai oleh masyarakat umum. Tapi untuk saat ini, ada sebagian corak yang boleh dipergunakan masyarakat luar istana.

Motif Batik Keraton

Motif Batik Keraton

Contoh Batik Keraton

Contoh Batik Keraton

Motif Batik Sudagaran

Batik sudagaran adalah motif yang dikembangkan oleh masyarakat serta para saudagar yang tinggal di luar istana. Biasanya desain motifnya punya karakter yang lebih berani namun tetap melalui proses pembuatan yang sangat rumit. Desainnya dibuat oleh seniman batik dan sering disesuaikan dengan selera masyarakat. Coraknya lebih bervariasi dan kaya warna. Ada motif yang mirip dengan cora batik kerajaan namun dibuat dengan warna yang lebih cerah.

Motif Batik Sudagaran

Motif Batik Sudagaran

Model Batik Sudagaran Modern

Model Batik Sudagaran Modern

Motif Batik Petani

Batim petani adalah motif batik nusantara yang pada jaman dulu sering dibuat oleh wanita dan kaum ibu ketika senggang atau tidak pergi ke sawah. Bentuk desainnya kurang halus dan agak kasar. Sedangkan teknik pewarnaannya biasanya menyesuaikan dengan selera yang lagi berkembang pada batik sudagaran. Meski terkesan kasar, namun coraknya tetap menarik.

Motif Batik Petani

Motif Batik Petani

Contoh Motif Batik Petani Modern

Contoh Motif Batik Petani Modern

Motif Batik Belanda dan Jawa Hokokai

Di era pemerintahan kolonial Belanda, ada sebagian kaum wanita keturunan negeri Belanda yang tertarik dengan motif batik di Indonesia. Mereka ini kemudian menciptakan motif baru dan desainnya disesuaikan dengan nuansa Eropa seperti bunga tulip dan lainnya. Kondisi yang sama juga terjadi saat Jepang mengusai tanah air. Pada masa tersebut beberapa motif yang muncul antara lain gambar bunga krisan dan sakura. Motif ini sering dinamakan sebagai motif Jawa Hokokai.

Motif Batik Belanda

Motif Batik Belanda

Motif Batik Jawa Hokokai

Motif Batik Jawa Hokokai

Setiap masa dan era memang selalu mempunyai gaya desain yang tidak sama pada setiap segi kehidupan. Hal yang sama juga berlaku pada perkembangan motif batik nusantara, apalagi di setiap daerah punya corak dan ciri yang berbeda. Namun secara umum proses pembuatan kain untuk busana tersebut tetap sama.


Perkembangan Motif Batik Nusantara dari Zaman ke Zaman | Dini Rahayu | 4.5